December 6, 2021

Indy Ten Point

Indy Ten Point

Pemprov DKI Jakarta dan Praktisi Pendidikan Luncurkan Gerakan Guru Cerdas

3 min read

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana meluncurkan Gerakan Guru Cerdas (Garudas) secara daring di Jakarta, pada hari Kamis (8/4/2021). Sebuah gerakan bersama untuk mempersiapkan guru di DKI Jakarta, baik yang bertugas di sekolah negeri maupun swasta, baik di sekolah umum maupun madrasah untuk menjalankan proses pembelajaran tatap muka secara terbatas di bulan Juli 2021. “Gerakan ini akan langsung ditangani sendiri oleh pakar pendidikan kita, Pak Indra Charismiadji. Jadi untuk mutu, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta tidak ragu lagi dan langsung menangkap peluang begitu beliau melontarkan ide tersebut beberapa waktu yang lalu," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana melalui keterangan tertulis, Jumat (9/4/2021).

Hal ini merupakan langkah cepat dan tanggap dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyikapi keluarnya SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) yang dikeluarkan pada akhir bulan Maret yang lalu. "Para guru disiapkan untuk menghasilkan beraneka ragam portofolio siswa, dan diakhir kegiatan ini, mereka akan mendapatkan sertifikat pelatihan selama 96 jam pertemuan dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta," tutur Nahdiana. Dalam SKB 4 Menteri tersebut, pemerintah pusat mengharapkan agar pembelajaran tatap muka secara terbatas pada tahun ajaran baru 2021/2022 setelah para pendidik tuntas divaksin.

Langkah tersebut diambil untuk menekan adanya learning loss dari peserta didik di Indonesia. Menurut Indra Charismiadji, sebagai salah satu penggagas Garudas, sangatlah berbahaya jika penyelenggaraan pembelajaran tatap muka secara terbatas di bulan Juli hanya menggantungkan diri pada vaksinasi para pendidik. "Kita semua wajib optimis bahwa vaksin akan bekerja dengan baik, tetapi kita juga harus siap dengan kemungkinan terburuk. PTM terbatas akan menimbulkan masalah baru karena pendidik dituntut untuk mengajar dengan dua model secara bersamaan yaitu daring dan luring," kata Indra.

Sedangkan untuk satu model daring saja para guru sangat kewalahan. Sehingga mereka harus diberikan pembekalan pedagogi digital dan dibimbing untuk dapat melaksanakan pembelajaran dengan paradigma baru. “Selama PJJ berlangsung, kami sudah berhasil mentransformasi banyak sekolah untuk mengimplementasikan pembelajaran dengan paradigma baru. Sehingga Learning Loss yang sering disebut oleh Kemendikbud dapat diubah menjadi Learning Gain," ungkap Indra. Buktinya sudah banyak, bisa dilihat di channel YouTube Pendidikan Vox Point.

"Jika di DKI sukses, maka akan diimplementasikan di daerah daerah lain,” imbuh Indra. Gerakan Guru Cerdas merupakan bentuk kepedulian bersama dengan tujuan untuk membekali para pendidik di wilayah Provinsi DKI Jakarta untuk dapat melaksanakan pembelajaran dengan paradigma baru yaitu pembelajaran berbasis proyek. Gerakan ini diinisiasi dan merupakan kolaborasi dari Center for Education Regulations & Development Analysis (CERDAS), Vox Populi Institute Indonesia, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, yang didukung oleh mitra mitra seperti Epson, Microsoft, Link Net, Rumah Juara, dan Pandi.id. Gerakan ini merupakan gerakan bersama yang sama sekali tidak menggunakan APBN, APBD,, dana sekolah atau guru, tidak ada pungutan sama sekali. Semuanya dilaksanakan secara pro bono,

Hanya didukung oleh para donatur serta relawan yang sangat peduli dengan peningkatan mutu pendidikan dan menghindari adanya Lost Generation akibat pengelolaan pendidikan yang semrawut selama pandemi. Pendaftaran untuk mengikuti kegiatan Gerakan Guru Cerdas (Garudas) terbuka bagi peserta dari sekolah atau madrasah yang berada dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta, tidak ada batasan kuota, tidak ada batasan usia, tidak harus memiliki NUPTK, dan tidak ada perbedaan status kepegawaian. Gerakan ini juga membuka kesempatan bagi para relawan untuk membantu kegiatan maupun donatur dalam bentuk dana juga perangkat / gawai baik untuk para pelatih, peserta, maupun siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *