December 6, 2021

Indy Ten Point

Indy Ten Point

Kim Jung Hyun Tolak Kontak Fisik saat Lakukan Pemotretan Drama, Staf Menyebutnya Tak Professional

3 min read

Tak hanya menghindari kontak fisik dengan Seohyun selama syuting drama The Time, aktor Kim Jung Hyun juga menolak adanya kontak fisik untuk pemotretan poster promosi drama tersebut. Kim Jung Hyun kini tengah terjerat kontroversi atas sikapnya kepada lawan mainya dalam drama The Time tahun 2018 lalu. Kim Jung Hyun disebut bersikap sangat dingin dan kasar kepada Seohyun SNSD selaku lawan mainnya.

Ia juga menghindari kontak fisik sebanyak mungkin, meski drama tersebut bergenre melodrama yang seharusnya menampilkan chemistry antara kedua pemain utama. Belakangan terungkap penyebab di balik sikap Kim Jung Hyun saat itu adalah karena aktris Seo Ye Ji, yang merupakan kekasihnya saat itu, menurut Dispatch. Dispatch membeberkan tangkapan layar percakapan antara Seo Ye Ji dan Kim Jung Hyun.

Dalam rangkaian chatting itu, Seo Ye Ji tampak menyuruh Kim Jung Hyun tidak melakukan adegan romantis dengan Seohyun. Kim Jung Hyun pun menyetujuinya. Sikap acuh tak acuh Kim Jung Hyun tampak dalam konferensi drama The Time, di mana ia terlihat masam dan terus menjaga jarak dengan Seohyun.

Kini terungkap bahwa Kim Jung Hyun tak hanya bersikap dingin selama syuting maupun konferensi pers, tetapi juga saat pemotretan promosi drama. Menurut laporan eksklusif dari Hankyung, Kim Jung Hyun menolak semua bentuk kontak fisik atau skinship selama pemotretannya dengan Seohyun. 10 hari sebelum konferensi pers drama The Time, Marie Claire dijadwalkan untuk mengambil gambar melodramatis Kim Jung Hyun dan Seohyun bersama sama.

Namun, satu satunya foto yang berisi kedua aktor tersebut adalah foto di mana mereka duduk dengan jarak lebih dari 30 cm, tidak melakukan kontak apapun. Ketika ada pemotretan pasangan, staf yang akan mengambil gambar biasanya mengirimkan kepada para model serangkaian pose dan suasana yang diinginkan. Tujuan dari pemotretan pasangan adalah untuk menunjukkan chemistry antara kedua orang tersebut, terutama untuk memamerkan karakteristik emosional yang mungkin tidak sepenuhnya terlihat dalam drama atau film yang sebenarnya.

Seorang staf pemotretan "A" berkata: "Semua saran yang kami buat sudah disampaikan sebelumnya, seperti pose yang dibuat dan suasana pemotretan." "Tidak umum bagi seseorang untuk menolak skinship dalam beberapa pemotretan, yang membuat editor yang bertanggung jawab merasa malu."

"Dari pemahaman saya, Kim Jung Hyun bahkan menolak permintaan foto di mana tangan Seohyun berada di pundaknya." Hankyung memperoleh salinan pose dan suasana yang seharusnya diperagakan oleh Kim Jung Hyun dan Seohyun selama pemotretan. Contoh foto foto itu menunjukkan skinship alami dari sepasang kekasih, seperti memeluk punggung, menyentuh dahi, dan bersandar di bahu satu sama lain.

Kim Jung Hyun dan Seohyun seharusnya memiliki 2 atau 3 foto pasangan serta foto individu, sambil memberikan suasana yang segar. Menurut anggota staf kedua di lokasi pemotretan, Kim Jung Hyun mengetahui konsep pemotretan, tapi ia tetap menolaknya saat akan menjalani pemotretan. "Kim Jung Hyun mengkonfirmasi proposal konsep foto sebelumnya, dan bertanya kepada orang yang bertanggung jawab 'apakah akan seperti ini?' dan sebagainya," ujar staf "B."

"Orang yang bertanggung jawab memberi tahu dia bahwa pose bisa bervariasi tergantung pada situasinya." "Pada akhirnya, dia menolak semua pose skinship selama pemotretan, dan semua orang di lokasi syuting pasti merasa malu." Anggota staf lain berinisial "C" menyatakan bagaimana tindakan Kim Jung Hyun tidak profesional dan aneh.

"Jadwal promosi seperti wawancara, pemotretan, dan penampilan variety show semuanya opsional." "Jika Anda mengatakan tidak ingin melakukannya, Anda tidak perlu melakukannya." "Tapi ketika kamu bilang akan melakukannya, dan kamu sudah mengecek draf proposalnya, tapi kemudian kamu menolak skinship di set, banyak yang bilang aneh, lebih banyak dari orang yang bilang itu tidak profesional."

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

More Stories

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *